Menanam Pisang Berbuah Emas
Sewaktu kecil saya pernah mendengar cerita ini. Entah dari mana asalnya, saya tidak tau, dan saya mohon maaf jika tanpa saya sengaja meniru cerita orang lain. Tapi makna di balik cerita ini yang sangat luar biasa (menurut saya) yang ingin saya tampilkan disini, karena makna dari cerita ini bisa jadi pemacu semangat kita dalam menjalani kerasnya kehidupan dengan penuh kesabaran selama masih hidup didunia ini.
Baiklah, kita mulai saja ceritanya...
Di sebuah kampung, ada seorang anak muda yang hidup bersama sang kakek, ayah dan ibunya telah tiada. Mereka hanya hidup berdua. Sang kakek adalah seorang petani, tapi maklum, karena usia, kakek tidak bisa sepenuhnya mengelola kebunnya, sehingga hasilnya tidak maksimal. anak muda itu, atau sang cucu adalah seorang anak yang suka berfoya-foya. dengan anak muda desa yang satu hoby dengannya. biasanya dia meminta uang dengan sang kakek untuk berfoya-foya. karena sang kakek sayang dengan sang cucu, biasanya permintaan sang cucu di turuti. tapi lama-kelamaan, anak muda tadi tidak bisa berfoya-foya dengan teman-temannya lagi karena kondisi keuangan sang kakek juga pas-pasan. pemuda itu jadi sering termenung dirumah karena tidak punya uang untuk bersenang-senang.
Melihat kelakuan cucunya, kakek jadi sedih. kakek lalu berkata kepada cucunya, "maukah kamu berkebun ? buah dari hasil kebun kamu nanti akan menghasilkan emas dan bisa membuat kamu kaya raya, asal kamu betul-betul merawat kebun kamu dengan baik dan benar, 10 tahun nanti kebun kamu akan berbuah emas" pemuda itu awalnya tidak percaya apa yang dikatakan oleh kakeknya. tapi karena merasa tidak ada jalan lain lagi dapat memperoleh uang untuk berfoya-foya, pemuda itu menuruti saran kakeknya.
Sang kakek memiliki sebidang tanah yang cukup luas dan sudah tidak terurus lagi. kakek lalu menyuruh si cucu mulai membersihkan kebun tadi dan mulai menanam pohon pisang. si cucu mulai menanam pisang di seluruh areal kebun tadi. ia berpikir, semakin banyak pohon pisang yang saya tanam, semakin banyak nantinya emas yang dia peroleh. dengan rajin dan telaten pemuda itu merawat kebunnya. ketika mulai berbuah, kakek menyuruh pemuda tadi menjual hasil kebunnya. perlahan lahan kehidupan kakek dan pemuda itu mulai membaik. melihat kenyataan itu, si pemuda semakin percaya dengan kata-kata si kakek bahwa pohon pisangnya nanti setelah 10 tahun akan berbuah emas.
Hasil panen yang melimpah membuat pemuda tadi perlahan tapi pasti menjadi pemuda kaya raya di desa itu. Pemuda itu menikah dan memiliki beberapa anak. ia dan istrinya mengelola kebun itu dengan sungguh-sungguh sehingga hasil panen selalu berlimpah. kakek ikut bahagia melihat kehidupan cucunya yang tidak miskin lagi. 10 tahun kemudian, si cucu bertanya kepada sang kakek, "kek, mana buah emas yang kakek ceritakan dulu kepadaku ? sekarang sudah 10 tahun saya berkebun, tapi belum juga pisang-pisang saya berbuah emas" kakek bilang sambil tersenyum, "bukankah selama ini kamu sudah menghasilkan pisang yang berbuah emas? hasil panen kamu melimpah dan lebih dari cukup untuk menghidupi keluargamu" akhirnya pemuda tadi sadar bahwa apa yang dikatakan kakeknya dahulu adalah pemacu semangat agar dia mau bekerja giat, dan dia sendiri yang menikmati hasilnya... terimakasih kakek.......
Terimakasih sudah membaca blog ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar